Sang Pembelajar

Senantiasa berusaha belajar menjadi yang terbaik agar bisa berdaya guna bagi masyarakat sekitarnya

Kamis, 11 Agustus 2011

BELAJAR MEMAHAMI

Hari ini benar-benar entah mengapa tidak ada ide yang mengalir dari benak kepala ini. Entah mengapa begitu sulit untuk merangkai kata atau kalimat yang bisa dituangkan dalam sebuah tulisan. Aku mencoba merenungi mengapa ini terjadi pada saat ibadah shoum romadhon, dimana kondisi hati lagi dekat dengan Sang Pencipta. Kondisi dimana hati mengalami tingkat kepekaan yang tinggi. Entah mengapa selama 10 hari telah berlalu, aku begitu sulit untuk menulis.
Beberapa waktu yang lalu aku membaca tulisan Mas Andrea Hirata dalam sebuah kolom Romadhoan di sebuah harian, beliau mengatakan betapa dahsyatnya kekuatan romadhon yang membuat beliau begitu produktif dalam menulis bahkan ide - ide pun mengalir dengan derasnya. Tapi mengapa pada diriku semacam ada penghalang yang membuat aku untuk menulis sebuah tulisan.
Kadang dalam diri ini muncul rasa iri ketika melihat karya-karya orang lain dalam membuat tulisan-tulisan yang berkarya dan bermutu yang bisa merubah masyarakat. Bagaimana mereka begitu mudah dan produktif dalam berkarya. Bahkan mereka sangat luar biasa kreatif dalam membuat sebuah blog yang akhirnya menarik orang lain untuk melihat karya mereka. Apa memang ada yang salah pada diri ini sehingga ide-ide yang ada sulit untuk dituangkan dalam sebuah karya.
Sampai saat ini pun aku berusaha untuk belajar memahami mengapa aku menulis dan untuk apa aku menulis. Karya apa yang hendak aku buat. Aku berusaha memahami itu semua sebagaimana aku pun belajar memahami arti kehidupan ini.
Pada akhirnya aku pun memutuskan bahwa apa yang aku tulis adalah peristiwa-peristiwa yang aku alami sendiri, ibaratnya biar hati yang menulis sehingga dia akan mengalir apa adanya seperti aliran air yang terus bergerak mencari muaranya. Mungkin ini adalah proses pembelajaran buat aku. Menempa kepekaan hati, menempa rasa empati, mencurahkan apa yang dirasakan walau bisa jadi ini sangat subyektif karena memang ini semua dari pengalaman sendiri. Aku hanya berharap bahwa tulisan ini sebagai sarana kontemplasi diri agar diri ini semakin lebih baik dalam menghadapi kehidupan. Semoga apa yang aku buat bukan sebuah kemaksiatan yang berakibat pada kehinaan di hari akhir. Semoga tulisan-tulisan yang ada bisa membuat perubahan pada diri sendiri maupun pada orang lain.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar