Sang Pembelajar

Senantiasa berusaha belajar menjadi yang terbaik agar bisa berdaya guna bagi masyarakat sekitarnya

Kamis, 05 Mei 2011

NILAI

Nilai sebuah kata yang sederhana tapi penuh makna. Nilai juga bisa berpengaruh pada kondisi seseorang.Apakah seseorang itu memiliki nilai yang positif ataupun negatif. Saat ini yang sering terjadi nilai itu diukur secara kuantitatif dan terukur. Apakah itu salah..??? Tidak sepenuhnya salah, akan tetapi dengan semakin beranjaknya umur kehidupan dan peradaban, nilai saat ini bergeser kepada ukuran - ukuran yang bisa dilihat dan dinikmati secara kasat mata. Paling sederhana saat ini kita melihat pendidikan negeri kita. Secara pribadi saya mungkin orang yang kecewa dengan sistem yang ada. Akan tetapi menyalahkan juga bukan sikap yang bijak..mencari solusi mungkin itu adalah salah satu upaya untuk memperbaiki nilai yang ada dalam pendidikan dinegeri kita. Kembali ke pendidikan..mengapa pendidikan yang menjadi sorotan nilai, karena ini akan berdampak yang signifikan pada masa depan anak bangsa di kemudian hari. Memang era saat ini jauh berbeda dengan era dulu, akan tetapi era dulu tidak sepenuhnya salah. Memang kita perlu mendidik anak - anak kita untuk menghadapi tantangan di masa yang akan datang. Dalam dunia pendidikan kita saat ini, ukuran seorang anak ditentukan pada nilai yang tertera pada hasil ujian maupun hasil raport. Sebenarnya ini secara tidak langsung mendidik anak kita untuk menganut paham materialisme. Mengapa demikian..??? karena anak - anak kita dibiasakan menilaia sesuatu dengan alat ukur yang jelas dan pasti yaitu nilai berupa angka. Dan itu pun secara steorotif tertanam pada anak-anak kita nilai-nilai positif maupun negatif  pada angka tersebut.
Nilai sesuatu yang sebenarnya abstrak akan tetapi berusaha untuk dituangkan secara riil dengan angka-angka. Disinilah titik masalah utama yang melanda sebagian kita. Mengukur hidup ini dengan nilai yang kuantitatif dan bisa diterjemahkan secara riil dalam bentuk angka-angka maupun wujud yang bisa dinikmati maupun dirasakan. Inilah yang mungkin menjadi penyebab tingkat stress yang lumayan tinggi bagi sebagian besar manusia saat ini. Hmmmm...kadang saya bertanya dalam diri...Nilai apa yang saya cari...? Alat ukur apa yang hendak saya gunakan untuk menilai diri maupun keluarga khususnya kepada putra-putri saya..Kadang saya merasakan sesuatu yang asing dan berbeda karena saya menggunakan alat ukur yang berbeda dengan kebanyakan manusia. Karena saya memiliki keyakinan bahwa NILAI SEORANG HAMBA TERGANTUNG DARI KARYA YANG BERDAYA GUNA DAN BERMANFAAT SECARA JANGKA PANJANG MELAMPAUI DARI UMUR KITA SENDIRI..sekarang kembali kepada kita masing-masing..karena kita semua pasti memiliki pemahaman yang berbeda terkait dengan Nilai....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar