Idealisme adalah kumpulan dari nilai - nilai yang terinternalisasi dalam jiwa seseorang. Idealisme itu mengalir keseluruh tubuh. Dia lahir melalui proses pencarian yang panjang. Proses pemikiran dan perenungan terhadap nilai - nilai yang ada disekeliling kita.
Bicara idealisme saat ini adalah suatu yang langka, bahkan sering kita jumpai berapa banyak orang yang berguguran idealismenya ketika berbenturan dengan kondisi kehidupan yang dihadapinya.
Idealisme itu harus selalu dipertajam dengan sering melakukan dialog dalam diri. Berbicara kepada diri sendiri itu merupakan sarana yang sudah ditinggalkan. Kehidupan yang serba instan dan modern membuat kita tidak sempat melakukan dialog pada diri sendiri yang pada akhirnya orang -orang menjadi pragmatis dan cenderung ingin sesuatu berjalan dengan cepat tepat tanpa menghargai proses yang ada.
Idealisme itu tumbuh melalui proses yang panjang. Bukan sehari atau 2 hari tapi mungkin bertahun-tahun sampai ajal menjelang. idealisme adalah proses yang tiada henti karena idealisme itu akan selalu ditempa dengan ombak kehidupan yang senantiasa menerjang. Kita tidak pernah tahu kapan ombak itu datang akan tetapi kita senantiasa waspada dan menyadarinya bahwa idealisme yang kita miliki akan diuji kekuatannya. Kita akan gugur ataukah sebaliknya kita akan bertahan dan semakin kuat dalam menjalani kehidupan ini.
Belajar bertahan dengan idealisme merupakan sesuatu yang luar biasa sulit mengingat ada harga yang mahal yang harus dibayar dengan idealisme yang kita miliki, yaitu keterasingan. Ya benar keterasingan. Kita akan dianggap aneh dan tidak seperti orang kebanyakan. Kita akan dicap sebagai pemberontak, anti kemapanan maupun istilah - istilah yang lain. Tapi itulah harga yang harus dibayar bagi siapapun yang memiliki idealisme.
Kadang kala kita harus siap berbenturan dengan siapapun bahkan orang terdekat kita sekalipun jika itu sudah memasuki ranah idealisme yang kita milik dan tertancap kuat dalam jiwa kita.
Dan kebahagiaan terbesar orang yang memiliki idealisme adalah kemerdekaan pada jiwa. Orang yang memiliki idealisme hakikatnya adalah orang-orang merdeka. Mereka adalah orang yang bangga pada dirinya sendiri. Mereka bangga dengan potensi dan keunikan yang mereka miliki. Mereka tetap menjadi dirinya sendiri ditengah-tengah lingkungan yang penuh dengan kepura-puraan. Mereka tidak memiliki ambisi apapun. Yang mereka ingin lakukan adalah bagaimana mereka bisa menjadi sesuatu dan berbuat sesuatu untuk kaumnya dengan tangan mereka sendiri. Dengan cucuran keringat, air mata , darah bahkan jiwa mereka sendiri. Agar kaumnya bisa menjadi lebih baik. Karya - karya mereka melampaui usia dan umur mereka sendiri, karena itulah harga yang mahal yang mereka bayar demi sebuah idealisme.
Dan aku ingin menjadi bagian dari mereka. Golongan yang terasing. Golongan yang merdeka. Golongan yang bangga dengan karya sendiri tanpa bantuan dari pihak manapun. Dan aku memiliki idealisme seperti itu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar